logo illustration

Hi ! Welcome to my shop and blog. Hope you enjoy it !

Collaboration :
Bandung, Indonesia
+62 85 974986644
hello@heavenlyspace.net

Subscribe our newsletter

Tea and Me (+ Lemon Mint Tea Recipe)

“If you are cold, tea will warm you; If you’re too heated, it will cool you; If you are depressed, it will cheer you; If you are excited, it will calm you” –William E. Galdstone

Tea or Coffe?

I definetely will answer TEA.

Memang urusan makanan atau minuman adalah masalah selera, but let me tell you why i love to drink tea so much.

Quotes diatas adalah salah satu alasan mengapa saya sangat menyukai teh. Bukan rahasia lagi kalau Teh (Camellia sinensis) mengandung antioksidan tinggi dan sumber kafein alami. Antioksidan sangat penting karena mampu menetralkan radikal bebas dalam tubuh. Sejak dibangku kuliah saya sudah sering dikenalkan dengan berbagai antioksidan, bagaimana mekanisme penetralan dilakukan dan apa efeknya pada tubuh.

Manfaat lainnya dari teh adalah karena kandungan Trimethylxanthine atau familiar disebut kafein yang bekerja menstimulasi sistem saraf pusat sehingga memberikan efek relaksasi. Sebenarnya kafein ini bisa ditemukan di kopi namun kadar kafein dalam kopi lebih tinggi, pada orang tertentu kafein berlebihan malah berdampak buruk bagi tubuh lho, seperti sakit kepala, kesulitan tidur sampai dehidrasi. Seperti saya, pernah suatu kali sebelum tes seleksi kerja, saya ngopi-ngopi bersama teman. Finally, saya tidak bisa tidur semalaman dan paginya ngantuk berat alhasil tesnya zong.

Teh sendiri ada bermacam macam jenis antara lain yang terkenal adalah teh hitam, teh hijau, teh putih dan teh oolong. Perbedaannya adalah pada proses pengolahannya. Proses pengolahan yang berbeda menghasilkan kandungan yang berbeda pula. Teh hitam dan teh hijau misalnya, teh hitam diproses melalui tahap pengeringan dan fermentasi sedangkan teh hijau tidak, sehingga kadar antioksidan teh hijau lebih tinggi dibandingkan teh hitam namun kadar kafein teh hijau lebih rendah. Atau teh oolong yang memiliki proses fermentasi lebih lama. Sedangkan teh putih mengalami pengolahan minimal, teh putih dipanen saat tanaman teh belum terbuka penuh dan tunasnya masih ditutupi rambut putih halus.

Saya pribadi kurang suka dengan jenis teh hijau karena rasanya yang cenderung lebih pahit dan sepat, biasanya saya membuat teh dari teh hitam karena mudah dididapatkan. Dibandingkan dengan teh celup, saya lebih suka dengan teh “kepyur” kalau sebutan orang jawa karena aromanya yang lebih nendang. Saya menggunakan teh merk “Tong Dji” sedangkan untuk tea bag Walini juaranya..sukak banget !

Di cuaca yang nggak menentu seperti sekarang ini, saya rutin minum teh, agar tidak bosan, saya kombinasikan dengan buah atau herbal. Resep favorit saya adalah Lemon Mint Tea. Cara membuatnya sangat mudah dan nggak makan waktu lama.

Oh iya, daun mint-nya saya tanam sendiri, lho. Sebenarnya saya bukan tipe orang yang bisa ngerawat tanaman, tapi karena banyak manfaatnya dan aromanya yang segar, saya memberanikan diri untuk menanamnya. Eh, ternyata nggak sesulit yang dibayangkan.

mint Awalnya saya mendapatkan 4 tanaman mint dari seorang teteh baik hati asli Lembang. Pengembangbiakannya pun mudah, hanya dengan stek batang dan sekarang tanaman mint yang nongkrong di halaman belakang udah 6 pot. Hanya saja yang perlu diwaspadai tanaman ini rentan sekali terserang hama ulat dan belalang, jadi ya harus rajin-rajin mengamati kalau-kalau ada daun yang mulai bolong-bolong berarti hama harus segera dibasmi.

Selain dijadikan teh ataupun campuran minuman lainnya seperti infused water, mint juga dapat digunakan dalam campuran masakan dan obat saat pusing-pusing, aromanya enak hanya dengan digosok-gosokan saja. Asiknya punya tanaman sendiri ya kalau butuh tinggal ambil aja. Recommended plant to grow at home!

Oh iya, ngomong-ngomong soal Lemon Mint Tea, ini dia resep yang biasa saya bikin dirumah.

Bahan
(untuk 2-3 gelas Lemon Mint Tea)

  • Daun Teh 3-4 sendok makan/ 2 buah Tea Bags
  • 3 gelas air panas
  • Jeruk Lemon 1 buah
  • Daun Mint segar

bahan Cara Membuat

  1. Didihkan air, masukkan ke dalam daun teh yang telah disiapkan. Jika menggunakan tea bags, rendam tea bags dalam air panas selama 3-5 menit.
  2. Bagi Lemon menjadi 2 bagian, setengah bagian digunakan sebagai campuran dengan diperas, setengahnya lagi iris horisontal (3-4 sliced).
  3. Saring rendaman teh (skip jika menggunakan tea bags), beri perasan lemon dan tambahkan gula sesuai selera.
  4. Tambahkan 1 sliced lemon dan beberapa daun mint segar (saya biasanya menggunakan 2-3 lembar daun mint).
  5. Lemon Mint Tea siap dinikmati.

Step 1

Step 2

Untitled-1

Step 3

Step 4

Untitled-4
Jika suasana sedang dingin, minuman ini cocok diminum selagi hangat namun jika cuaca panas, saya biasa menambahkan es agar lebih segar. Kamu juga dapat menambahkan buat sebagai toping seperti strawberry agar vitaminnya lebih lengkap dan terasa lebih segar.

Untitled-2 Ini adalah salah satu bentuk Me Time saya disela-sela waktu yang sempit dengan segudang deadline. Sekedar minum teh sambil membaca, cari inspirasi di Pinterest ataupun sambil bermain bersama Aida.

Cheers!
No Comments

Post a Comment